Sebelum Bepergian, Simak Aturan Pembatasan Transportasi selama PSBB Pekanbaru

Sebelum bepergian menggunakan transportasi pribadi atau umum, perlu untuk mengetahui apa saja yang dibatasi selama Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Pekanbaru.

Pengguna kendaraan mobil penumpang pribadi diwajibkan hanya untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan/atau aktivitas lain yang diperbolehkan selama PSBB. Kemudian, melakukan disinfeksi kendaraan setelah selesai digunakan, menggunakan masker di dalam kendaraan, membatasi jumlah orang maksimal 50% (lima puluh persen) dari kapasitas kendaraan dan tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan di atas normal atau sakit.

Pengguna sepeda motor pribadi digunakan hanya untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan/atau aktivitas lain yang diperbolehkan selama PSBB, tidak berboncengan kecuali dengan anggota keluarga dengan alamat yang sama. Jadi pastikan kalau kalian sudah buat KK baru.

Jangan lupa melakukan disinfeksi kendaraan dan atribut setelah selesai digunakan, menggunakan masker dan sarung tangan dan tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan diatas normal atau sakit. Ini yang banyak ditemukan petugas di hari pertama PSBB Pekanbaru diberlakukan.

Bagi yang sering bepergian menggunakan ojek online agaknya mesti bersabar. Karena selama masa PSBB, dilarang. Tapi jangan kawatir, kalau mau pesan makanan tetap diantar kok.

Angkutan umum seperti Busway Trans Metro Pekanbaru (TMP), Angkot Panam-Gobah misalnya membatasi jumlah orang maksimal 50% (lima puluh persen) dari kapasitas angkutan, membatasi jam operasional, melakukan disinfeksi secara berkala, menjaga jarak antar penumpang (physical distancing) paling sedikit dalam rentang 1 (satu) meter, kendaraan yang memasuki Kota Pekanbaru harus melalui pemeriksaan check point yang sudah ditentukan oleh petugas terkait.

Terus, mesti melakukan deteksi suhu tubuh. Waduh, susah juga ni, supir angkot Panam-Gobah mesti bolak-balek ‘tembak’ penumpang karena tak punya petugas khusus.

Angkutan sungai misalnya ni dari Jelatik jurusan Pekanbaru-Meranti mesti melakukan pembatasan jumlah penumpang paling banyak 50% (lima puluh persen) dari jumlah kapasitas angkut penumpang.

Dalam pasal 18 Peraturan Walikota Pekanbaru Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Corona Virus Disease-2019 (Covid-2019) di Kota Pekanbaru menyebutkan Selama pemberlakuan PSBB, semua kegiatan pergerakan orang dan/atau barang dihentikan sementara, kecuali untuk pemenuhan kebutuhan pokok.

Jenis moda transportasi yang dikecualikan selama masa PSBB meliputi :

1. Angkutan truk barang utuk kebutuhan medis, kesehatan, dan sanitasi.

2. Angkutan barang untuk keperluan bahan pokok.

 3. Angkutan untuk makanan dan minuman termasuk barang seperti sayur- sayuran dan buah-buahan yang perlu distribusi ke pasar dan supermarket.

4. Angkutan untuk pengedaran uang.

5. Angkutan bahan bakar minyak/bahan bakar gas.

6. Angkutan truk barang untuk keperluan distribusi bahan baku industri manufaktur dan assembling.

 7. Angkutan truk barang untuk keperluan ekspor dan impor.

8. Angkutan truk barang dan bus untuk keperluan distribusi barang kiriman (kurir servis, titipan kilat, dan sejenisnya).

 9. Angkutan bus jemputan karyawan industri manufaktur dan assembling.

10. Angkutan kapal penyeberangan.

 11. Transportasi utk layanan kebakaran, layanan hukum & ketertiban, dan layanan darurat.

12. Operasi kereta api, bandar udara dan pelabuhan sungai, termasuk bandar udara dan pelabuhan sungai TNI/POLRI, untuk pergerakan kargo, bantuan dan evakuasi, dan organisasi operasional terkait.#

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *