Seharian Jalan-jalan ke Kota Siak Sri Indrapura, Kamu Bisa Mengunjungi Tempat Ini

Taman Sri Bejuangsa, Taman Siakpur

Event Tour De Siak 2019 sudah usai bulan lalu. Minggu, 22 September, hari terakhir event tahunan Siak ini, saya berkesempatan melihat langsung para riders mencapai garis finish di Jalan Raja Kecik.

Kota Siak yang dikenal sebutan Kota Istana ramai dikunjungi oleh peserta Tour De dari negara luar seperti Australia, Rusia, Singapura dan lainnya. Selain Istana Siak sebagai andalan wisata kota ini bertambah cantik dengan adanya beragam jenis taman-taman yang bisa dinikmati oleh publik.

Kota Siak di desain senyaman mungkin bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara. Tempat isi tidak terlalu ramai seperti kota Pekanbaru sehingga menjadi salah satu tujuan untuk menenangkan diri atau sekadar menikmati weekend. maka dari itu, tim minda.id memberikan rekomendasi kegiatan yang bisa ncik dan puan lakukan seharian di Kota Siak, seperti berikut ini:

1. Pagi hari saatnya menikmati udara yang segar

Saat berlibur enaknya menikmati udara segar. Kegiatan ini tanpa disadari sudah seperti kegiatan favorit karena setiap tempat memiliki kekhasnya masing-masing. Maka tidak ada salahnya jika pagi hari ncik dan puan dengan lari pagi atau jogging. Saat berlari, tentu selain udara segar akan diberi bonus melihat rutinitas masyarakat lokal. Anak sekolah yang bersiap menuju sekolah, orangtua mengantar anak ke sekolah. Beberapa pekerja kantoran sudah memadati jalanan hingga ada yang menikmati paginya dengan ngopi.

Kegiatan ngopi ini akan biasana sembari mencari sarapan. Maka salah satu rekomendasi tempat dari tim minda.id ialah kedai kopi ABC. Kedai kopi dikenal bagi masyarakat Melayu untuk bertemu dan berbagi informasi atau istilahnya bebual-bual. Selain tempatnya yang berada di pusat kota, kedai kopi ini tidak jauh dari area pecinaan.

2. Siang hari berburu spot cantik hingga jelajah istana

Energi sudah terisi—olahraga sudah, sarapan sudah maka saatnya mulai mencari spot foto hingga tempat-tempat seru di Siak. Pilihan favorit yang tim minda.id rekomendasi ialah Istana Siak, area pecinaan, Makam Sultan, Masjid Sahabuddin, Kapal Kato, dan Balai Kerapatan Tinggi.

Area pecinaan tidak jauh dari kedai kopi ABC, jalan sedikit sudah nampak bangunan yang berwarna terang perpaduan merah, hijau dan kuning. Lantai dasar bangunan digunakan untuk usaha oleh warga, lantai dua sebagai tempat tinggal. Siapkan pose tercantik ncik dan puan. Pecinan Siak membuktikan keberadaannya sebagai permukiman tertua dengan hadirnya Kelenteng Hok Siu Kiong yang konon telah berusia lebih dari 200 tahun.

Jalan sebentar sekitar 100 meter dari pecinaan, ncik dan puan disarankan menambah wawasan sejarah kerajaan Istana Siak. Istana Siak yang dibangun diatas lahan seluas 32.000 meter persegi ini terletak di dekat lapangan akan sangat mudah ditemukan. Bangunan istana ini memiliki arsitektur bercorak Melayu, Arab dan Eropa.

Tempat wajib dalam list untuk ncik dan puan yang senang membaca buku jangan lupa singgah di Rumah Baca—Perpustakaan untuk umum di Kota Siak. Peprustakaan yang beralamat di Jalan Raja Kecik ini update dan tempat duduk yang nyaman bisa mengisi liburan yang menyenangkan.

3. Sore hari kira-kira ngapain ya?

Jangan lelah berkeliling karena Kota Siak bisa dinikmati tanpa harus buru-buru. Jika lelah, ncik dan puan disarankan waktu dengan duduk-duduk santai di sekitar turap. Menikmati segarnya es kelapa muda dan jajanan di sekitar taman di sepanjang sungai Siak. Untuk menambah seru perjalanan di kota ini, ncik dan puan pun bisa menikmati setiap taman seperti Taman Sultan Agung, Taman Sultan Yahya, Taman Syech Aburrahman, Taman Tengku Maharatu dan masih ada banyak taman disana. Jangan lupa jika membawa makanan, harap sampah buang pada tempat sampah yang sudah disediakan.

Tempat yang paling mainstream ialah jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah. Ncik dan puan akan bisa melihat pemandangan aktivitas di sungai siak hingga masyarakat sekitar. Untuk ncik dan puan yang ingin berwisata tapi tidak ingin meninggalkan ibadah, jangan khwatir, kota ini ada masjid, gereja dan klenteng di pusat kota.

4. Malam yang hangat menikmati kopi Aceh di Taman Sri Bejuangsa

Malam hari, saya dan Eka memilih duduk di tepi sungai Jantan di Taman Sri Bejuangsa. Masyarakat sekitar menyebutnya turap Siakpur karena dianggap mirip dengan bangunan yang ada di Singapura. Malam itu pemandangan taman ini keren, karena dihiasai oleh lampu yang berjajar rapi. Diujung turap ini ada kubah yang menambah kesan mewah sehingga pengunjung dibuat betah. Jangan khawatir kaki pegal untuk melihat-lihat karena ada kursi taman. Bahkan saat duduk-duduk santai akan dimanjakan dengan pemandangan kapal-kapal yang lewat dan perahu nelayan yang mencari ikan dimalam hari.

Udara malam hari di Siak lebih adem, jika dibandingkan dengan Pekanbaru ya. Oya, bertepatan saya kesana kondisinya sore itu baru saja hujan lebat. Wisata saya makin lengkap dengan suguhan kuliner dari Kota Siak. Menurut saya ini murah, untuk perbandingan di Kota Pekanbaru. Saya pesan bandrek dengan harga 8 ribu rupiah. Eka pesan kopi aceh dan hanya membayar 5 ribu rupiah.

Itu beberapa tempat rekomendasi yang disarankan oleh tim minda.id, jika ncik dan puan ada tambahan boleh dishare di kolom komentar ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *